Home > Sekolah

Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad, TK Islam Nuryakin Gelar Kegiatan Mendongeng

Membacakan dongeng kepada anak ternyata memiliki manfaat besar bagi perkembangan psikologis anak.

 Mendongeng. Pendongeng Kak Dikar mendongeng di hadapan anak-anak TK Islam Nuryakin, Rabu (7/2/2024). Foto: Republika Kids
Mendongeng. Pendongeng Kak Dikar mendongeng di hadapan anak-anak TK Islam Nuryakin, Rabu (7/2/2024). Foto: Republika Kids

Manfaat Mendongeng untuk Anak-Anak

Membacakan dongeng kepada anak ternyata memiliki manfaat besar bagi perkembangan psikologis anak. Menurut psikolog ibu dan anak, Amanda Margia Wiranata, melalui dongeng, anak akan belajar mengenai kehidupan, dunia, diri sendiri maupun orang lain.

Mendongeng kepada anak menurut Amanda ada baiknya dilakukan sejak usia dini. Seiring bertambahnya usia, tema dongeng bisa divariasikan sesuai keinginan.

Dia menyebut, bayi yang sering diajak bicara dan mendengarkan orang tua bercerita tentang segala sesuatu di sekitarnya akan lebih mengenal suara ibu-bapaknya serta lebih kaya akan perbendaharaan kata dan lebih berkembang bahasanya. "Tentunya, orang tua perlu menyesuaikan cerita dengan tahapan perkembangan otak dan pemahaman anak," kata Amanda seperti diberitakan Republika.co.id.

BACA JUGA: Kenapa Tinta Pemilu Berwarna Ungu?

Saat orang tua mendongeng kepada anak, menurut Amanda, anak berlatih mendengarkan kata per kata dan memahaminya. Anak juga belajar memahami cerita secara menyeluruh dan utuh.

"Apabila orang tua mendongeng dengan membacakan buku, anak akan lebih tergugah minatnya untuk membaca," ujar Amanda.

BACA JUGA: Bolehkah Perempuan Berdandan, Memakai Minyak Wangi dan Celak?

Selain itu, egiatan mendongeng dapat merangsang daya imajinasi anak, menstimulasi rasa ingin tahu, membantu perkembangan otak, dan logika berpikirnya. Lewat dongeng, orang tua dapat memberi inspirasi atau nasihat tanpa perlu berceramah yang membuat anak merasa terpojok, bersikap defensif, dan menolak mendengarkan. "Dongeng membantu anak belajar menyelesaikan masalahnya," kata Amanda.

Bahkan, Amanda menyatakan kegiatan mendongeng dapat menguatkan ikatan emosional orang tua dengan anak. Orang tua dapat membantu anak memahami perubahan, kejadian baru dan berbagai emosi kuat yang mereka alami.

"Melalui dongeng, anak dapat meningkatkan kepercayaan dirinya dan membentuk karakternya," kata Amanda.

BACA JUGA: Link dan Cara Daftar OSN 2024 Jenjang SD, SMP, SMA, Masih Terbuka Hingga 3 Maret 2024

Karena itu, Amanda menyarankan apabila orang tua tidak pandai mengarang cerita, maka bisa menggunakan dongeng yang ada di buku atau di internet. Orang tua juga disarankan mengajak anak membuat cerita bersama guna mendorong imajinasi dan kreativitas.

"Bila mau mendorong anak untuk terbuka dan sharing ke orang tua, maka orang tua perlu juga membuka diri dan mengapresiasi mereka," ujar Amanda.

.

Yuk ikuti informasi seputar berita-berita anak di Republika Kids. Ibu dan Bapak juga bisa perpartisipasi dengan mengirimkan dan kritik ke email kami: republikakids@gmail.com. Jangan lupa follow juga Youtube, Instagram, Twitter, dan Facebook Republika Kids.

× Image