Home > Trend

Ajarkan Anak-Anak Gemar Menulis Sejak Dini Biar Bisa Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

Gemar menulis sejak dini meskipun hanya berupa tulisan pendek menjadi upaya nyata pengondisian pembentukan mental anak untuk melek literasi.
Anak-anak menulis. Mengajarkan anak-anak untuk gemar menulis sejak dini ternyata mampu membentuk mental dan melek literasi.
Anak-anak menulis. Mengajarkan anak-anak untuk gemar menulis sejak dini ternyata mampu membentuk mental dan melek literasi.

REPUBLIKA KIDS -- Halo Kids... Membiasakan gemar menulis sejak dini disebut menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi. Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kabupaten Banyumas Joko Wiyono yang mengajak anak-anak di Banyumas untuk membiasakan gemar menulis sejak dini meskipun hanya berupa tuliskan pendek karena hal tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan literasi.

"Bahwa literasi adalah upaya yang harus digalakkan karena literasi ini bisa dikatakan sebagai upaya pencerdasan seseorang yang mampu membentuk bangsa agar dapat beradaptasi dengan perkembangan dan dinamika zaman," katanya dalam peluncuran buku berjudul besar "Imajinasi dan Mimpiku" yang berisi 38 cerita karya 38 siswa Kelas 6 Sekolah Dasar (SD) Puhua Purwokerto. Buku itu merupakan bagian dari proyek Bahasa Indonesia di bawah bimbingan Guru Bahasa Indonesia Ardiyah Gondorini dan merupakan buku kedua yang diterbitkan siswa kelas 6 sekolah tersebut setiap tahun.

Menurut Joko, dengan gemar menulis sejak dini meskipun hanya berupa tulisan pendek, hal itu dapat menjadi upaya nyata pengondisian pembentukan mental anak untuk melek literasi.

Sementara itu, Guru Bahasa Indonesia Ardiyah Gondorini mengatakan ide cerita awal dipantik melalui pelajaran Bahasa Indonesia semester kedua saat anak-anak masih duduk di bangku kelas 5 SD. "Kami membuka cakrawala anak mengenali kemampuan mereka. Yang tidak bisa menulis diajak menggambar, yang tidak punya ide diajak menyelami pengalaman pribadi mereka, yang idenya luas dan banyak, diajak merangkai struktur logika berbasis nalar logis," katanya.

Menurut dia, anak-anak diajak memulai langkah pertama mereka menggurat tulisan maupun gambar sesuai dengan imajinasi yang dikembangkan melalui berbagai metode ajar. Ia mengatakan kepercayaan diri dibangun melalui kesempatan dan ajakan berani memulai dari nol tanpa takut salah sedikit pun.

"Secara terbuka dan fasih anak-anak mendiskusikan alur, bahkan pilihan kata yang mereka sematkan sesuai dengan rasa bahasa yang ingin mereka sampaikan. Hasilnya begitu mengharukan, puluhan anak-anak ini berhasil membuktikan bahwa menulis bisa dilakukan siapa pun asalkan mau dan berusaha," katanya.

Dia mengatakan tidak ada bakat yang benar-benar terpendam dan tidak ada peluang yang tidak bisa diwujudkan hingga menjadi kenyataan. Peluncuran buku "Imajinasi dan Mimpiku" dilakukan pada puncak acara "Book Week Art Showcase: Celebrating Student Talent 2023" berupa pergelaran drama musikal yang berlangsung pada hari Sabtu ini.

Drama musikal tersebut berisi pesan inspiratif yang diangkat dari beberapa kisah dalam buku "Imajinasi dan Mimpiku", antara lain "Percaya Diri" karya Elizabeth, Persahabatan yang Setia" karya Raras, "Teman Masa Hidupku" karya Ibrahim, dan "Impian Mila" karya Jason Edward.

.

Yuk ikuti informasi seputar berita-berita anak di Republika Kids. Ibu dan Bapak juga bisa perpartisipasi dengan mengirimkan dan kritik ke email kami: republikakids@gmail.com. Jangan lupa follow juga Youtube, Instagram, Twitter, dan Facebook Republika Kids.

× Image