Berdasarkan kalender Hijriah, pada hari ini, Jumat, 6 Maret 2026, umat Islam di Indonesia memasuki hari ke-15 puasa menurut versi Pemerintah/NU, atau hari ke-16 puasa menurut versi Muhammadiyah. Perbedaan ini bermula dari penetapan 1 Ramadhan yang terpaut satu hari, yakni antara 18 dan 19 Februari 2026.
Daftar Isi Artikel
Tabel Perbandingan Jadwal Ramadan Maret 2026
Untuk memudahkan pemantauan posisi hari puasa pada pekan ini, berikut adalah tabel rincian perbandingan tanggal Masehi dengan urutan hari Ramadan:
| Tanggal Masehi | Hari | Versi Pemerintah/NU | Versi Muhammadiyah |
| 2 Maret 2026 | Senin | Puasa Ke-12 | Puasa Ke-13 |
| 3 Maret 2026 | Selasa | Puasa Ke-13 | Puasa Ke-14 |
| 4 Maret 2026 | Rabu | Puasa Ke-14 | Puasa Ke-15 |
| 5 Maret 2026 | Kamis | Puasa Ke-15 | Puasa Ke-16 |
| 6 Maret 2026 | Jumat | Puasa Ke-16 | Puasa Ke-17 |
Perbedaan Awal Ramadan Berdasarkan Ketetapan Organisasi dan Pemerintah
Perbedaan progres hari puasa ini disebabkan oleh metode penentuan awal bulan yang berbeda. Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 melalui Sidang Isbat. Dengan posisi hari ke-15, jemaah disarankan mengevaluasi progres tadarus yang idealnya telah mencapai Juz 15 atau pertengahan Al-Qur’an, serta memperkuat doa karena hari ke-15 sering dianggap sebagai momentum mustajab.
Di sisi lain, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan jatuh lebih awal pada Rabu, 18 Februari 2026. Berdasarkan maklumat tersebut, hari ini merupakan puasa ke-16. Fokus amalan pada fase ini mulai bergeser pada persiapan menyongsong sepuluh hari terakhir Ramadan guna menjemput kemuliaan Lailatul Qadar. Peningkatan sedekah subuh dan amalan sunnah menjadi prioritas untuk menjaga momentum spiritual sebelum memasuki fase pembebasan dari api neraka (itqun minan nar).
